
Bengkulu Tengah — Jumat memiliki tempat istimewa bagi umat Islam. Dalam tradisi Islam, Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam, atau hari yang memiliki keutamaan dibandingkan hari-hari lainnya. Karena itu, istilah Jumat Berkah kerap digunakan sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, berbagi, dan melakukan berbagai kebaikan.
Keutamaan hari Jumat antara lain disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan…”
Di sisi lain, pada waktu yang berdekatan, umat Kristiani memperingati Jumat Agung, sebuah hari penting untuk mengenang pengorbanan dan wafatnya Yesus Kristus. Jumat Agung menjadi momentum refleksi iman mengenai kasih, pengorbanan, pengampunan, dan cinta kasih kepada sesama.
Meski memiliki latar belakang keagamaan yang berbeda, kedua momentum tersebut sama-sama dapat menjadi pengingat akan pentingnya kebaikan, kasih sayang, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama manusia.
Semangat tersebut turut mewarnai aktivitas di Kampung Batik Panca Mukti, Bengkulu Tengah. Pada momentum Jumat Berkah dan Jumat Agung, berbagai kegiatan dokumentasi dan promosi Batik Sungai Lemau terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembangkan produk budaya dan ekonomi kreatif daerah.
Salah satu kegiatan yang berlangsung adalah peliputan media Rakyat Bengkulu mengenai progres produksi Seragam Batik Haji Bengkulu Tengah Tahun 2025. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan mendokumentasikan perkembangan Batik Sungai Lemau sekaligus melihat kesiapan para pengrajin dalam memenuhi kebutuhan produk batik dalam jumlah besar dengan tetap menjaga kualitas.
Selain itu, Kampung Batik Panca Mukti juga mendapatkan kesempatan mengikuti proses syuting BETV untuk program “Melalar”. Peliputan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan lebih jauh proses membatik, karya Batik Sungai Lemau, serta filosofi yang terkandung di balik setiap motifnya kepada masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan batik tidak hanya membutuhkan keterampilan dalam menghasilkan produk, tetapi juga membutuhkan kolaborasi, promosi, dokumentasi, dan dukungan berbagai pihak.
Jumat Berkah mengajarkan untuk memperbanyak kebaikan. Jumat Agung mengingatkan tentang pengorbanan dan kasih. Keduanya menjadi momentum untuk terus menebarkan manfaat melalui karya dan tindakan nyata.
Dari Bengkulu Tengah, Batik Sungai Lemau terus menggoreskan cerita, memperluas silaturahmi, dan membawa semangat kebersamaan melalui karya budaya.
Salam Canting.
