BATIK SUNGAI LEMAU MENAPAKI PANGGUNG WAStra NUSANTARA

Bengkulu — Upaya memperkenalkan dan mengembangkan Batik Sungai Lemau terus dilakukan melalui berbagai ruang kreativitas dan promosi produk wastra Nusantara.

Ada dua agenda penting yang menjadi ruang bagi karya wastra untuk berkembang.

Pertama, CITRA NUSA (Championship Inovasi Wastra Nusantara). Ajang ini menjadi ruang bagi para pelaku wastra untuk menguji kreativitas, menghadirkan inovasi, sekaligus mengembangkan karya tradisional agar mampu menjawab tantangan masa depan tanpa kehilangan identitas budaya.

Kedua, Karya Kreatif Indonesia (KKI). Sebuah panggung yang mempertemukan berbagai karya kreatif terbaik dari berbagai penjuru Indonesia. Melalui kegiatan ini, produk lokal mendapatkan kesempatan untuk diperkenalkan lebih luas, membangun jejaring, serta memperoleh apresiasi dari pasar dan masyarakat.

Bagi Kampung Batik Panca Mukti, keikutsertaan dalam ruang-ruang tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk membawa Batik Sungai Lemau semakin dikenal, tidak hanya sebagai produk batik khas daerah, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan wastra Indonesia.

Kreativitas dan inovasi menjadi penting agar warisan budaya dapat terus berkembang mengikuti zaman. Namun, inovasi tetap perlu berpijak pada akar budaya agar identitas dan nilai yang terkandung di dalamnya tidak hilang.

Wastra Nusantara tidak hanya ditenun dari benang dan warna. Ia dirajut dari sejarah, kreativitas, identitas, dan keberanian untuk terus berkembang.

Dari Bengkulu Tengah, Batik Sungai Lemau terus menapaki panggung Nusantara.

Salam Canting.

Similar Posts