BANK INDONESIA DORONG PENGUATAN KAMPUNG BATIK PANCA MUKTI

Bengkulu Tengah — Semangat dan keseriusan para pengrajin di Kampung Batik Panca Mukti dalam mengembangkan Batik Sungai Lemau terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya melalui pendampingan Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan pengembangan usaha.

Pendampingan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk apresiasi, tetapi juga melalui program yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan para pengrajin.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, para pengrajin juga mendapatkan dukungan berupa peralatan membatik untuk menunjang proses produksi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kualitas, dan efisiensi produksi Batik Sungai Lemau.

Bagi Kampung Batik Panca Mukti, keterlibatan Bank Indonesia menjadi tambahan energi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi membatik di Bengkulu Tengah.

Pengembangan batik membutuhkan proses panjang. Keterampilan pengrajin harus terus ditingkatkan, kualitas produk dijaga, kapasitas produksi diperkuat, dan akses pasar diperluas. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga negara, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem batik yang berkelanjutan.

Dukungan tersebut juga menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Batik tidak hanya dipertahankan sebagai warisan masa lalu, tetapi dikembangkan menjadi sumber penghidupan dan peluang ekonomi bagi generasi masa kini.

Ketika tangan pengrajin terus mencanting dan dukungan terus mengalir, warisan budaya tidak hanya bertahan—tetapi tumbuh dan berkembang.

Salam Canting.

Similar Posts