Kampung Batik Panca Mukti Terima Kunjungan Fashion Incubation Jakarta

Bengkulu Tengah — Kampung Batik Panca Mukti mendapat kunjungan istimewa dari rombongan Fashion Incubation Jakarta yang hadir bersama perwakilan Bank Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan Batik Sungai Lemau, khususnya dalam membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri fashion nasional.

Salah satu tokoh yang hadir dalam rombongan tersebut adalah Wigyo Rahadi, Founder Tenun Gaya, yang dikenal sebagai salah satu pelaku industri fashion dan tekstil Indonesia. Wigyo Rahadi merupakan penerima UNESCO Award of Excellence serta aktif dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan DEKRANAS.

Sebagai desainer nasional, karya-karya Wigyo Rahadi telah mendapat perhatian di tingkat nasional, termasuk digunakan dalam berbagai kegiatan dan agenda yang berkaitan dengan Istana Kepresidenan.

Kehadiran tokoh yang memiliki pengalaman dalam pengembangan tekstil dan industri fashion tersebut menjadi kesempatan bagi Kampung Batik Panca Mukti untuk mendapatkan wawasan mengenai pengembangan produk, desain, serta peluang membawa Batik Sungai Lemau ke pasar fashion yang lebih luas.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi batik daerah dengan jejaring industri kreatif nasional. Batik Sungai Lemau tidak hanya memiliki potensi sebagai produk kerajinan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari industri fashion dengan tetap mempertahankan identitas, motif, dan filosofi khas Bengkulu Tengah.

Dukungan dan fasilitasi dari Bank Indonesia dalam mempertemukan Kampung Batik Panca Mukti dengan jejaring Fashion Incubation Jakarta diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pengembangan desain, peningkatan kualitas produk, penguatan branding, serta perluasan akses pasar.

Bagi Kampung Batik Panca Mukti, kunjungan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk belajar dari para pelaku industri yang telah memiliki pengalaman di tingkat nasional dan internasional.

Dari kampung batik menuju industri fashion. Dari Bengkulu Tengah menuju panggung nasional.

Salam Canting.

Similar Posts